Tuesday, April 1, 2014

MEMILIH BIRO PERJALANAN HAJI DAN UMRAH

Assalamu'alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh


Semoga Allah SWT Yang Maha Agung senantiasa melimpahkan rahmat, hidayah dan inayahNya serta membimbing kita ke jalan yang lurus dan diridhai-Nya. Amin

Shalawat serta salam semoga tetap terlimpahkan dan tercurahkan kepada junjungan kita, Nabi Muhammad Saw beserta keluarga dan sahabatnya. Amin




Adapun al-Kitab, yang dimaksud ialah firman Allah Ta'ala dalam Surat Ali'Imran 3:96-97:



 ِنَّ اَوَّلَ بَيْتٍ وُضِعَ لِلنَّاسِ لَلَّذِىْ بِبَكَّةَ مُبَارَكاً وَهُدًى لِلْعَالَمِيْنَ ٠ فِيْهِ آيَاتٌ بَيِّنَاتٌ مَقَامُ اِبْرَاهِيْمَ ٬ وَمَنْ دَخَلَهُ كَانَ آمِنًا ٬ وَلِلَّهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ اِلَيْهِ سَبِيْلاً ٠ وَمَنْ كَفَرَ فَاِنَّ اﷲَ غَنِىٌّ عَنِ الْعَالَمِيْنَ٠ 



Artinya: "Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadat) manusia, ialah Baitullah yang di Bakkah (Mekkah) yang diberkati, dan menjadi petunjuk bagi semua manusia. Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata, (di antaranya) maqam Ibrahim. Barangsiapa memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah ia. Dan mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup melakukan perjalanan ke Baitullah. Dan barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan) semesta alam. " 



 Sedang dari as-Sunnah ialah sabda Nabi SAW, sebagaimana yang diriwayatkan al-Bukhari dan Muslim, dari Abu Hurairah RA:



 بُنِىَ الاِسْلاَمُ عَلَى خَمْسٍ شَهَادَةِ اَنْ لآ اِلَهَ اِلاَّ اﷲُ٬ وَاَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اﷲِ٬ وَاِقَامِ الصَّلاَةِ ٠ وَاِيْتَاءِ الزَّكاَةِ ٬ وصَوْمِ رَمَضَانَ ٬ وَحِجِّ الْبَيْتِ لِمَنْ اِسْتَطَاعَ اِلَيْهِ سَبِيْلاً٠ 



Artinya: “Islam dibina atas lima perkara: 1) bersaksi bahwasanya tiada Tuhan melainkan Allah, dan bahwa Muhammad itu Rasul Allah, 2) mendirikan shalat, 3) menunaikan zakat, 4) puasa di bulan Ramadhan, dan 5) melakukan haji ke Baitullah, bagi orang yang mampu melakukan perjalanan kesana." 



Adapun ijma', maksudnya bahwa para ulama' kaum muslimin seluruhnya sepakat atas fardhunya haji ini, tanpa ada seorang pun di antara mereka yang berpendapat lain. Dan oleh karenanya, mereka menghukumi kafir terhadap orang yang mengingkari kefardhuan haji, karena berarti mengingkari sesuatu yang secara otentik dinyatakan oleh al-Qur’an, as-Sunnah dan ijma'.

PILIHLAH BIRO PERJALANAN UMRAH DAN HAJI YANG BERIZIN.
Di negara kita banyak sekali terjadi penyimpangan terhadap penyelenggaraan Haji dan Umrah ini. Pelayanan terhadap jamaah haji dan Umrah bukan menjadi tujuan yang bernilai ibadah, namun menjadi ajang persaingan bisnis dan mencari keuntungan yang sebesar-besarnya dengan mengesampingkan nilai-nilai serta etika berbisnis. Banyak yang saling menjatuhkan, banyak pula yang memperjual belikan nomor porsi, banyak pula yang masih mempertahankan nomor porsi jamaah yang sudah membatalkan diri, baik itu dengan alasan batal karena keperluan dinas maupun yang lain, bahkan jamaah yang sudah meninggalpun masih juga dilaporkan mengundurkan diri. naudzubillaahi mindzalik.
Untuk itu kepada para calon jamaah umrah dan haji harap waspada terhadap biro - biro perjalanan tersebut. Di Indonesia terdapat beberapa asosiasi atau perkumpupulan atau himpunan para penyelenggara perjalanan umrah dan haji yang diakui oleh Pemerintah RI dalam hal ini Kemenag. Nah kalau saudara ingin mendaftarkan diri, sebaiknya cek terlebih dahulu biro tersebut ikut ke asosiasi apa. Adapun asosiasi yang ada di Indonesia adalah :
1. HIMPUH (Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji) 
    Jl. Asem Baris Raya No. 125 Tebet - Jakarta Selatan


2. AMPHURI (Asosiasi Muslim Penyelenggara Umrah dan Haji Republik Indonesia) 
     Jl. Matraman 6-7 Jakarta Pusat


3. ASPHURINDO (Asosiasi Penyelenggara Haji Umrah & In-Bound Indonesia) 

    Gd.Adhi Yudha Jl.Bekasi Timur IV No.3 Jatinegara



4. KESTHURI (Kesatuan Haji dan Umrah Republik Indonesia)

    Mampang Square Tower C Jl. Warung Buncit 88 Jakarta Selatan 



Silakan untuk memilih biro perjalanan yang mengikuti daripada asosiasi tersebut.


Semoga menjadi Haji dan Umrah yang Mabrur. Amin

Wassalamu'alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh 








Friday, March 21, 2014

TENTANG VISA UMRAH

 
 
Kepada Yth,
Bapak/Ibu Pimpinan
Anggota HIMPUH
Di-Tempat

Assalamualaikum Rw.Wb

Berdasarkan Pengarahan Dirjen PHU Kemenag, dalam Press Confrence di Graha HIMPUH pada hari kamis 13 Maret 2014, menyikapi kasus-kasus Penyelenggaraan Umrah Ilegal akhir-akhir ini,
Maka diberitahukan kepada seluruh anggota Himpuh sebagai berikut :

1.       PPIU di wajibkan melaporkan kegiatan penyelenggaraan umrah untuk setiap group keberangkatan melalui mekanisme RLPU sesuai peraturan yang berlaku.

2.       Kemenag telah kerjasama dengan pihak Otoritas Bandara Cengkareng untuk melakukan pengawasan terhadap kelengkapan Dokumen RLPU dan ijin PPIU dari group-group keberangkatan umrah  yang melalui Bandara Cengkareng

3.       Beberapa PPIU telah mendapatkan sanksi peringatan atas kelalaian tidak melengkapi Dokumen RLPU tersebut.

4.       Melalui pengawasan di Bandara Cengkareng tersebut. Kemenag akan memberi sanksi tegas kepada PPIU Provider Visa yang terbukti memberikan / atau menjual Visa umrah kepada penyelenggara-penyelenggara umrah tidak berijin ( Ilegal )
 
Demikian hal ini disampaikan agar seluruh anggota Himpuh dapat menyesuaikan denga aturan yang berlaku.

Wassalamualaikum Wr.Wb


H. Muharom Ahmad
Sekjen
 
GRAHA HIMPUH
Jl. Asem Baris Raya 125, Tebet - Jakarta 12830, INDONESIA
E. info@himpuh.org I himpuh2009@yahoo.co.id I www.himpuh.org I www.umrahhajiplus.com

Monday, March 25, 2013

MENGAPA JAMAAH KITA BANYAK TERLANTAR DI BERBAGAI NEGARA ?

Mengapa Jamaah kita banyak terlantar di berbagai negara? Hal ini terjadi karena adanya kerjasama yg sangat tidak baik antara biro perjalanan dan provider Visa yaitu tanpa menggunakan tiket Jkt-Jeddah/Madinah PP dalam pengurusan Visa ke KBSA (Kedutaan Besar Saudi Arabia) di Jakarta. 

Juga adanya kecurangan dalam pembelian tiket. Contoh : Mereka hanya memiliki tikrt Jakarta-Singapura atau Jakarta-Kualalumpur,sedangkan Kualalumpur-Jeddah atau Singapore Jeddah tidak ada dan masih akan dicarikan di negara tsb. Lalu siapa yg menanggung biaya akomodasi jamaah di negara lain tersebut ? Biasanya menjadi tanggungan pihak penyelenggara atau biro perjalanan tersebut.

Beberapa airlines yang sering dipergunakan oleh beberapa biro perjalanan di Jakarta adalah :

1. Garuda Indonesia - direct Jeddah
2. Saudia Airlines - direct Jeddah/Madinah
3. Emirates Airlines - transit di Dubai
4. Etihad Airways - transit di Abu Dhabi
5. Gulf Air - transit di Bahrain
6. Malaysian Airlines - transit di Kuala Lumpur
7. Singapore Airlines - transit di Singapore
8. Srilanka dan Mihinlanka - transit di Srilanka
9. Air India - transit di Delhi
10. Kuwait Airlines - transit di Kuwait
11. Cathay Pacific - transit di Hongkong
12. NAS Air - direct Jeddah
13. Air Asia - direct Jeddah

dll.











Sunday, March 24, 2013

TENTANG VISA UMRAH

TENTANG VISA UMRAH 

Apa itu VISA ?
Visa adalah izin resmi untuk memasuki suatu daerah/negara tertentu yang telah diatur sesuai dengan peraturan negara tersebut.

Apa itu Visa Umrah ?
Visa Umrah adalah izin untuk memasuki tanah suci (Makkah dan Madinah) untuk melaksanakan ibadah Umrah.

Apakah Visa Umrah bisa untuk bekerja ?
Visa Umrah hanya diperuntukkan bagi jamaah yang akan melaksanakan ibadah Umrah dengan rentang waktu tertentu. Pemerintah Arab Saudi menetapkan Visa 10 hari, 20 hari dan 30 hari. Setelah melewati batas yang ditentukan jama'ah harus pulang kembali ke negara asalnya, apabila batas waktu Visa Umrah telah habis. Apabila diketemukan jama'ah yang menyalahgunakan peruntukan Visa Umrah, maka akan dideportasi (dipulangkan ) oleh Pemerintah Arab Saudi.

Apakah Visa Umrah bisa untuk Haji ?
Secara peruntukan Visa Umrah hanya untuk Umrah. Tidak boleh untuk melaksanakan ibadah Haji. Pelanggaran terhadap hal ini akan dikenakan sanksi berat, baik kepada jama'ah yang bersangkutan maupun provider yang mengeluarkan Visa tersebut.

Kapan Visa Haji dikeluarkan ?
Visa Haji akan dikeluarkan sejak bulan Syawal setelah selesai program Umrah Ramadhan.

Apakah Visa Haji bisa untuk bekerja ?
Sama halnya dengan Visa Umrah, begitupun Visa Haji hanya diperuntukkan bagi jama'ah haji saja. Pelanggaran terhadap hal ini juga akan dikenakan sanksi berat.

Apa syarat untuk mendapatkan Visa Umrah ?
Syarat untuk mendapatkan Visa Umrah adalah sebagai berikut :
1. Pasport Asli yang masih berlaku minimal 7 (tujuh) bulan dari tanggal keberangkatan.
2. Nama di pasport minimal 3 (tiga) suku kata. Misalnya : BAGUS BUDI PRABOWO
3. Buku Nikah dan KK Asli bagi pasangan suami istri
4. Akte Lahir asli bagi anak dibawah usia 17 tahun dan anak perempuan hingga usia 40 tahun.
5. Buku Kuning suntik meningitis.
6. Tiket Asli Jakarta - Jeddah PP
7. Bukti booking hotel dan transportasi di Arab Saudi.
8. Pasfoto berwarna terbaru, ukuran 4 x 6 sebanyak 6 lembar, background putih, tampak wajah 80%.
9. Kontak Person Handling atau orang yang bertanggung jawab di Arab Saudi dalam perjalanan umrah ini.
10. Jadwal Rencana Perjalanan umrah.
11. Biaya Visa

Berapakah biaya untuk mengurus Visa Umrah ?
Tentang biaya pengurusan Visa Umrah tergantung provider masing-masing, berkisar antara USD 80 - USD 125 per orang.

Dimanakah kami harus suntik meningitis dan apakah meningitis itu ?
Meningitis adalah Radang selaput otak. Jadi suntik meningitis adalah pencegahan untuk terjangkitnya atau terserangnya penyakit radang selaput otak bagi jamaah Umrah tersebut.

Pelaksanaan suntuk meningitis ini dilaksanakan di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) atau DInas Kesehatan Kota (DKK) setempat sesuai daerah jamaah masing-masing.

Siapakah yang boleh mengurus Visa Umrah ?
Travel atau biro perjalanan yang bisa mengurus visa umrah adalah Travel yang telah mengantongi izin Umrah dari Kementerian Agama Republik Indonesia.

Bagaimana dengan Travel atau Biro Perjalanan yang tidak atau belum memiliki izin Umrah ?
Bagi Biro Perjalanan yang belum memiliki izin sebaiknya konsorsium atau bekerjasama dengan travel yang telah memiliki izin Umrah dari Kementerian Agama RI.


Demikian kami sampaikan.
Untuk informasi lebih lanjut tentang Visa silakan hubungi Biro Perjalanan atau Provider Visa seperti tersebut di laman ini. Atau hubungi :



AGUS SUMARYO
+(62) 21 94765595 
+(62) 853 1932 1650
+(62) 857 1901 7546
 


JAMA'AH TERLANTAR DI KUALA LUMPUR

Bagaimana dengan Jama'ah Umrah kita dari Indonesia yang terlantar di Kuala Lumpur dan Singapore ?
Pada dasarnya kalau Visa sudah keluar, itu aman untuk berangkat ke tanah suci. Asal waktunya masih cukup.
Adapun terjadinya jamaah yang terlantar di beberapa negara seperti Malaysia dan Singapore tersebut berarti pada saat pengurusan Visa Umrah travel/biro perjalanan tersebut tidak menggunakan tiket Jakarta Jeddah PP.

PENGURUSAN VISA UMRAH

Dimanakah kami dapat mengurus Visa Umrah ?
Visa Umrah bisa diurus di beberapa provider Visa yang ada di Jakarta. Biasanya untuk jamaah tidak perlu mengetahui dimana para travel agent tersebut meng-apply visa untuk memberangkatkan jamaah umrahnya.

Berapa lama dan kapan sebaiknya saya mengurus Visa Umrah ?

Paling lambat 2 (dua) minggu sebelum keberangkatan Umrah.

Berapa biaya untuk pengurusan Visa Umrah ?

Beberapa travel agent provider mematok tarif antara USD 75 s.d USD 100,- pada saat Low season dan apabila mencapai high season harga mencapai USD 500,-/orang

Berapa lama masa berlaku Visa Umrah ?

Masa berlaku Visa umrah adalah antara 15 hari s.d 30 hari, terhitung setelah tiba atau masuk di kota Jeddah.

Apakah pasport yang dipakai untuk apply visa Umrah harus 48 halaman atau bisa 24 halaman ?
Pasport yang dipergunakan untuk Umrah sebaiknya adalah pasport dengan 48 halaman serta memakai NAMA minimal 3 suku kata. Contoh : AGUS SUMARYO ABDULLAH

Persyaratan apa saja selain pasport ?
Persyaratan pengurusan Visa Umrah adalah :
1. Pasport asli yang masih berlaku minimal 8 bulan. Nama di pasport minimal 3 suku kata, contoh : AGUS SUMARYO ABDULLAH
2. KK dan Buku Nikah asli bagi suami istri
3. Akte Lahir asli bagi anak di bawah usia 17 tahun.
4. Kartu Kuning Meningitis
5. Pasfoto berwarna, terbaru, ukuran 4 x 6 sebanyak 6 lembar.

Contoh foto :




Untuk informasi pengurusan visa dapat menghubungi kami :

AGUS SUMARYO

(+62) 2194765595
(+62) 878 7765 1155
(+62) 853 1932 1650
(+62) 857 1901 7546

VISA UMRAH

TENTANG VISA UMRAH 

Apa itu VISA ?
Visa adalah izin resmi untuk memasuki suatu daerah/negara tertentu yang telah diatur sesuai dengan peraturan negara tersebut.

Apa itu Visa Umrah ?
Visa Umrah adalah izin untuk memasuki tanah suci (Makkah dan Madinah) untuk melaksanakan ibadah Umrah.

Apakah Visa Umrah bisa untuk bekerja ?
Visa Umrah hanya diperuntukkan bagi jamaah yang akan melaksanakan ibadah Umrah dengan rentang waktu tertentu. Pemerintah Arab Saudi menetapkan Visa 10 hari, 20 hari dan 30 hari. Setelah melewati batas yang ditentukan jama'ah harus pulang kembali ke negara asalnya, apabila batas waktu Visa Umrah telah habis. Apabila diketemukan jama'ah yang menyalahgunakan peruntukan Visa Umrah, maka akan dideportasi (dipulangkan ) oleh Pemerintah Arab Saudi.

Apakah Visa Umrah bisa untuk Haji ?
Secara peruntukan Visa Umrah hanya untuk Umrah. Tidak boleh untuk melaksanakan ibadah Haji. Pelanggaran terhadap hal ini akan dikenakan sanksi berat, baik kepada jama'ah yang bersangkutan maupun provider yang mengeluarkan Visa tersebut.

Kapan Visa Haji dikeluarkan ?
Visa Haji akan dikeluarkan sejak bulan Syawal setelah selesai program Umrah Ramadhan.

Apakah Visa Haji bisa untuk bekerja ?
Sama halnya dengan Visa Umrah, begitupun Visa Haji hanya diperuntukkan bagi jama'ah haji saja. Pelanggaran terhadap hal ini juga akan dikenakan sanksi berat.

Apa syarat untuk mendapatkan Visa Umrah ?
Syarat untuk mendapatkan Visa Umrah adalah sebagai berikut :
1. Pasport Asli yang masih berlaku minimal 7 (tujuh) bulan dari tanggal keberangkatan.
2. Nama di pasport minimal 3 (tiga) suku kata. Misalnya : BAGUS BUDI PRABOWO
3. Buku Nikah dan KK Asli bagi pasangan suami istri
4. Akte Lahir asli bagi anak dibawah usia 17 tahun dan anak perempuan hingga usia 40 tahun.
5. Buku Kuning suntik meningitis.
6. Tiket Asli Jakarta - Jeddah PP
7. Bukti booking hotel dan transportasi di Arab Saudi.
8. Pasfoto berwarna terbaru, ukuran 4 x 6 sebanyak 6 lembar, background putih, tampak wajah 80%.
9. Kontak Person Handling atau orang yang bertanggung jawab di Arab Saudi dalam perjalanan umrah ini.
10. Jadwal Rencana Perjalanan umrah.
11. Biaya Visa

Berapakah biaya untuk mengurus Visa Umrah ?
Tentang biaya pengurusan Visa Umrah tergantung provider masing-masing, berkisar antara USD 80 - USD 125 per orang.

Dimanakah kami harus suntik meningitis dan apakah meningitis itu ?
Meningitis adalah Radang selaput otak. Jadi suntik meningitis adalah pencegahan untuk terjangkitnya atau terserangnya penyakit radang selaput otak bagi jamaah Umrah tersebut.

Pelaksanaan suntuk meningitis ini dilaksanakan di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) atau DInas Kesehatan Kota (DKK) setempat sesuai daerah jamaah masing-masing.

Informasi tentang Visa dapat menghubungi kami :

AGUS SUMARYO
(+62) 21 947 65595
(+62) 878 7765 1155
(+62) 853 1932 1650
(+62) 857 1901 7546